Makalah Transfusi Darah

Makalah Transfusi Darah

Makalah - Makalah Tentang Transfusi Darah membahas Tentang :
➧ Apakah pengertian dari transfusi darah?
➧ Apakah indikasi pemberian transfusi darah?
➧ Bagaimakah penggolongan darah pada pasien transfusi darah?
➧ Bagaimana proses pengambilan darah donor?
➧ Bagaimana pemeriksaan skrining atau pemeriksaan uji saring pada darah donor?
➧ Apakah faktor-faktor yang memengaruhi pemberian transfusi darah?
➧ Apa saja komplikasi yang dapat terjadi pada pemberian transfusi darah?
➧ Apa saja langkah-langkah yang harus diambil untuk menghindarkan kesalahan identifikasi transfusi darah?
➧ Bagaimanakah persiapan pasien dalam pemberian transfusi darah?
➧ Bagaimanakah persiapan alat dalam pemberian transfusi darah?
➧ Bagaimanakah prosedur pelaksanaan pemberian transfusi darah?

BAB I PENDAHULUAN
Transfusi darah adalah suatu pemberian darah lengkap atau komponen darah seperti plasma, sel darah merah, atau trombosit melalui jalur IV (Potter, 2005).Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan klien terhadap darah sesuai dengan program pengobatan. Transfusi darah secara universal dibutuhkan untuk menangani pasien anemia berat, pasien dengan kelaian darah bawaan, pasien yang mengalami kecederaan parah, pasien yang hendak menjalankan tindakan bedah operatif dan pasien yang mengalami penyakit liver ataupun penyakit lainnya yang mengakibatkan tubuh pasien tidak dapat memproduksi darah atau komponen darah sebagaimana mestinya.
Apakah pengertian dari transfusi darah? Apakah indikasi pemberian transfusi darah? Bagaimakah penggolongan darah pada pasien transfusi darah? Bagaimana proses pengambilan darah donor? Bagaimana pemeriksaan skrining atau pemeriksaan uji saring pada darah donor? Apakah faktor-faktor yang memengaruhi pemberian transfusi darah? Apa saja komplikasi yang dapat terjadi pada pemberian transfusi darah? Apa saja langkah-langkah yang harus diambil untuk menghindarkan kesalahan identifikasi transfusi darah? Bagaimanakah persiapan pasien dalam pemberian transfusi darah? Bagaimanakah persiapan alat dalam pemberian transfusi darah? Bagaimanakah prosedur pelaksanaan pemberian transfusi darah?

Pada negara berkembang, transfusi darah juga diperlukan untuk menangani kegawatdaruratan melahirkan dan anak-anak malnutrisi yang berujung pada anemia berat (WHO, 2007). Tanpa darah yang cukup, seseorang dapat mengalami gangguan kesehatan bahkan kematian. Oleh karena itu, tranfusi darah yang diberikan kepada pasien yang membutuhkannya sangat diperlukan untuk menyelamatkan jiwa.

Angka kematian akibat dari tidak tersedianya cadangan tranfusi darah pada negara berkembang relatif tinggi. Hal tersebut dikarenakan ketidakseimbangan perbandingan ketersediaan darah dengan kebutuhan rasional. Di negara berkembang seperti Indonesia, persentase donasi darah lebih minim dibandingkan dengan negara maju padahal tingkat kebutuhan darah setiap negara secara relatif adalah sama. Indonesia memiliki tingkat penyumbang enam hingga sepuluh orang per 1.000 penduduk. Hal ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan sejumlah negara maju di Asia, misalnya di Singapura tercatat sebanyak 24 orang yang melakukan donor darah per 1.000 penduduk, berikut juga di Jepang tercatat sebanyak 68 orang yang melakukan donor darah per 1.000 penduduk (Daradjatun, 2008).

Indonesia membutuhkan sedikitnya satu juta pendonor darah guna memenuhi kebutuhan 4,5 juta kantong darah per tahunnya. Sedangkan unit transfusi darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) menyatakan bahwa pada tahun 2008 darah yang terkumpul sejumlah 1.283.582 kantong. Hal tersebut menggambarkan bahwa kebutuhan akan darah di Indonesia yang tinggi tetapi darah yang terkumpul dari donor darah masih rendah dikarenakan tingkat kesadaran masyarakat Indonesia untuk menjadi pendonor darah sukarela masih rendah.

Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa kendala misalnya karena masih kurangnya pemahaman masyarakat tentang masalah transfusi darah, persepsi akan bahaya bila seseorang memberikan darah secara rutin. Selain itu, kegiatan donor darah juga terhambat oleh keterbatasan jumlah UTD PMI di berbagai daerah, PMI hanya mempunyai 188 unit tranfusi darah (UTD). Mengingat jumlah kota/kabupaten di Indonesia mencapai sekitar 440.

Di rumah sakit, banyak terdapat pasien dengan perdarahan baik karena kecelakaan maupun post operasi, dalam keadaan seperti ini tentunya pasien membutuhkan darah untuk memenuhi kebutuhan darah. Tindakan untuk memenuhi kebutuhan darah ini dipenuhi dengan transfusi darah, dan sebagai seorang perawat kita sangat berperan dalam pemberian transfusi darah. Oleh karena itu, kemampuan perawat dalam pemberian transfusi darah perlu ditingkatkan.

Dari penjabaran di atas, menjadi latar belakang kami untuk menyusun makalah yang berjudul “Transfusi Darah”. Dengan harapan makalah ini dapat memberikan pengetahuan tentang transfusi darah.

BAB II PEMBAHASAN
➧ Apakah pengertian dari transfusi darah. Baca
➧ Apakah indikasi pemberian transfusi darah. Baca
➧ Bagaimakah penggolongan darah pada pasien transfusi darah. Baca
➧ Bagaimana proses pengambilan darah donor. Baca
➧ Bagaimana pemeriksaan skrining atau pemeriksaan uji saring pada darah donor. Baca
➧ Apakah faktor-faktor yang memengaruhi pemberian transfusi darah. Baca
➧ Apa saja komplikasi yang dapat terjadi pada pemberian transfusi darah. Baca
➧ Apa saja langkah-langkah yang harus diambil untuk menghindarkan kesalahan identifikasi transfusi darah. Baca
➧ Bagaimanakah persiapan pasien dalam pemberian transfusi darahBaca
➧ Bagaimanakah persiapan alat dalam pemberian transfusi darahBaca
➧ Bagaimanakah prosedur pelaksanaan pemberian transfusi darahBaca

Unduh Makalah Transfusi Darah


Manfaat Bawah Putih Mentah Untuk Kesehatan

Manfaat Bawah Putih Mentah Untuk Kesehatan

Kesehatan - Kondisi paling segar nutrisi bawang putih bisa bekerja dengan Optimal, Berbagai Manfaat bawang putih sudah dijelaskan sebelumnya. Mungkin cara makan bawang putih ini tidak biasa bagi Anda, tapi mengolah bawang dengan memasaknya justru akan menghilangkan berbagai nutrisi penting. Namun jika tidak ingin terus-terusan makan yang mentah, tidak apa juga untuk menyelinginya dengan memasukkan bawang putih ke dalam masakan sehari-hari.

Manfaat Bawah Putih Mentah Untuk Kesehatan

Boleh makan berapa banyak bawang putih mentah dalam sehari? Jika Anda tergolong sehat walafiat dan tidak memiliki masalah kesehatan serius,University of Maryland Medical Center membolehkan Anda makan 1-4 siung bawang putih mentah setiap hari.

Makan bawang putih lebih dari satu siung per hari mungkin bisa memperparah kondisi orang yang punya gangguan pencernaan parah. Selain itu, orang yang memiliki alergi, tekanan darah rendah, asma, bisul, atau masalah tiroid juga disarankan untuk lebih dulu konsultasi ke dokter sebelum makan bawang putih.

Sama halnya apabila Anda saat ini sedang mengonsumsi obat berikut:
➧ Isoniazid (Nydrazid)
➧ Pil KB
➧ Cyclosporine
➧ Obat untuk HIV/AIDS
➧ Obat antinyeri NSAID
➧ Obat pengencer darah (Warfarin)

Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan ini, batasi jumlah bawang putih yang Anda konsumsi agar tidak terjadi interaksi yang merugikan. Sebaiknya tanyakan dulu kepada dokter apakah aman makan bawang putih saat sedang menggunakan obat medis.

Tips mengusir bau mulut setelah makan bawang putih
Meski berpotensi baik buat kesehatan, bawang putih juga berbahaya apabila kebanyakan dikonsumsi. Bumbu dapur ini dapat menyebabkan mulut terasa panas, diare, mual dan muntah, hingga bau mulut dan bau badan jika dikonsumsi terlalu banyak.

Tips menghindari Bau Mulut, karena makan bawang putih mentah
➧ Cuci bersih siung bawang putih mentah dengan air dingin yang mengalir
➧ Konsumsi bawang putih mentah bersama daun seledri atau kemangi agar aroma bawangnya tidak terlalu tajam
➧ Minum segelas susu rendah lemak atau makan yogurt tanpa rasa setelah mengonsumsi bawang mentah
➧ Sikat gigi dan berkumur dengan cairan pembersih mulut sampai bersih seusai makan bawang putih mentah

Bagaimana Menyimpan bawang Putih Biar Tahan Lama

1. Simpan di kulkas
Menyimpan dikulkas itu sudah pasti, Menyimpan bawang putih di tempat terbuka akan membuatnya jadi lembap sehingga akhirnya muncul tunas baru. Baiknya simpan bawang putih yang sudah dikupas dan dicuci bersih dalam wadah kedap udara. Masukkan ke dalam kulkas atau freezer. Kalau bawang putih sudah muncul tunas, baiknya tanam bawang di dalam pot kecil berisi tanah, dan biarkan tumbuh.

2. Dihaluskan dulu baru disimpan di kulkas
Anda dapat menghaluskan beberapa siung bawang putih dengan blender atau food processor, lalu  simpan dalam wadah kedap udara. Kemudian, simpan di dalam kulkas. Cacahan bawang putih ini bisa menghemat waktu memasak Anda nantinya. Selain lebih praktis, bawang putih yang sudah dihaluskan juga lebih awet dibanding bawang utuh yang disimpan di suhu ruangan.

3. Rendam dalam minyak zaitun
Cara selanjutnya adalah dengan merendam bawang putih dengan minyak zaitun. Pertama, kupas dulu bawang putih dan cuci bersih, kemudian simpan dalam wadah. Setelah itu tuang minyak zaitun hingga semua bawang tenggelam di dalamnya. Tutup rapat dan masukkan wadah dalam kulkas.

Minyak zaitun yang terserap dalam bawang itu nantinya akan ikut memperkaya rasa masakan Anda. Selain itu, minyak rendaman yang kini menyisakan rasa bawang dapat digunakan sebagai saus atau dressing salad.

Ingat, simpan bawang putih dan minyak zaitun di kulkas, jangan di suhu ruangan. Bawang putih yang disimpan dengan cara ini biasanya bisa tahan sekitar 3 minggu. Bila sudah lebih dari 3 minggu, buang dan ganti dengan bawang putih segar dan minyak zaitun baru. Sumber : hellosehat.com

Manfaat Bawang Putih Untuk Kesehatan

Manfaat Bawang Putih Untuk Kesehatan

Kesehatan - Di dalam bawang putih diperkirakan ada dua komponen penting yang menjadi khasiat bawang putih tersebut yaitu, disamping allicin yang bekerja sebagai pemberantas penyakit, tiga kelompok yaitu kelompok pertama yaitu tanpa diberi apa-apa, kelompok kedua diberi vitamin dan kelompok ketiga diberi scordinin. Penilaian diukur dari lama waktu kemampuan berenang tanpa istirahat. Ketahui Manfaat Bawang Putih Untuk Kesehatan
Manfaat Bawang Putih Untuk Kesehatan

Hasilnya ternyata bahwa tikus yang diberi makan scordinin dapat mencapai 3 kali lebih lama berenangnya daripada yang tidak diberi apa-apa. Semakin tinggi kadar scordinin yang dikonsumsi, semakin lama tikus tersebut tahan berenang. Hal ini berarti bahwa scordinin ada sangkut pautnya dengan proses metabolisme tubuh terhadap stamina badan.

Apa kandungan nutrisi bawang putih?
Bawang putih adalah umbi-umbian dengan nama latin Allium sativum. Bawang berwarna putih ini masih termasuk dalam keluarga tanaman amarilis (Amaryllidaceae), dan bersaudara dengan daun bawang dan bawang merah. Berambang putih adalah umbi siung asli budidaya Asia Tengah, tapi juga tumbuh liat di Italia dan daerah selatan Perancis.

Dalam satu buah bawang putih biasanya terdapat 1-10 siung. Setiap siungnya itu sendiri memiliki berat sekitar 6-8 gram. Maka, per 100 gram berambang putih kira-kira mengandung:
➧ 4 kalori
➧ 1 gram karbohidrat
➧ 0,2 gram protein
➧ 0,1 gram serat
➧ 0,1 miligram mangan (setara dengan 3% kebutuhan harian tubuh)
➧ 0,9 miligram vitamin C (setara dengan 2% kebutuhan harian tubuh)
➧ 5,4 miligram kalsium (setara dengan 1% kebutuhan harian tubuh)
➧ 0,4 mikrogram selenium (setara 1 persen% kebutuhan harian tubuh)
➧ sederet antioksidan seperti  flavonoid, oligosakarida, dan asam amino.

Berambang putih juga diperkaya oleh senyawa sulfur aktif seperti alliin, allyl propyl disulfide, dialil disulfida, dan dialil trisulfida. Ketika bawang putih mentah dikunyah dalam mulut, zat-zat sulfur tersebut akan bereaksi membentuk allicin.

Beberapa Manfaat Bawang Putih Untuk Kesehatan
1. Bisa Menurunkan kolesterol
Bawang putih telah lama dianggap sebagai salah satu makanan terbaik untuk mencegah kolesterol tinggi. Sebuah penelitian terdahulu yang dimuat dalam Journal of Postgraduate Medicine melaporkan makan sekitar 10 gram bawang putih mentah (1-2 siung kecil) setiap hari berhasil menurunkan kolesterol cukup drastis dalam dua bulan.

Temuan tersebut juga diperkuat oleh beragam studi yang lebih terkini. Salah satunya adalah studi yang dimuat dalam International Journal of Medical Science and Public Health tahun 2016. Tim peneliti dari  India awalnya meminta 50 orang yang punya kolesterol tinggi untuk rutin makan 3 gram bawang putih mentah satu kali setiap hari. Setelah 90 hari masa percobaan, seluruh partisipan tersebut mengalami penurunan kolesterol yang cukup banyak, yaitu sekitar 10-13 persen.

Peneliti menemukan manfaat ini berasal dari kandungan allicin dalam bawang putih. Uniknya, allicin hanya akan diproduksi oleh bawang putih ketika siungnya dipotong, ditumbuk (uleg), atau dihancurkan dengan cara dikunyah. Allicin menghambat enzim yang berperan dalam pembuatan kolesterol.

2. Mengendalikan tekanan darah
Jika Anda termasuk orang yang berisiko atau sudah terdiagnosis hipertensi, menjaga pola makan adalah salah satu kunci agar tetap sehat. Nah dari sekian banyak makanan sehat yang ada, bawang putih bisa jadi andalan Anda.

Ya! Potensi manfaat bawang putih untuk menurunkan tekanan darah telah lama dikenal sebanding dengan obat hipertensi generik. Sebuah penelitian dari Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences melaporkan bahwa efek penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik sehabis makan bawang putih mentah hampir sama dengan obat atenolol.

Lagi-lagi, manfaat ini berasal dari kandungan allicin yang hanya bisa didapat ketika siung bawang putih mentah dikunyah, diuleg, atau dipotong. Cara ini membuat allicin lebih mudah diserap dan digunakan oleh tubuh.

Selain itu, bawang putih juga mengandung polisulfida yang bekerja memperlebar pembuluh darah sehingga menurunkan tekanan darah.

3. Dapat Menyehatkan jantung
Kabar baiknya, bawang putih juga berpotensi baik untuk mencegah risiko penyakit jantung. Bawang putih telah dikenal sebagai pengobatan tambahan dalam menurunkan kolesterol dan tekanan darah, yang pada akhirnya mengurangi risiko aterosklerosis.

Uniknya, manfaat yang paling konsisten ditunjukkan oleh ekstrak dari bawang putih yang dikeringkan (aged garlic). Merangkum sejumlah penelitian, ekstrak aged garlic mengurangi penumpukan plak lunak dan mencegah pembentukan plak baru di arteri.

Penelitian dari Journal of Nutrition yang menggunakan aged garlic juga menunjukkan efek penurunan kadar kalsium serta protein C-reaktif dalam arteri koroner. Endapan kalsium dalam arteri koroner adalah tanda adanya penumpukan plak yang dapat mempersempit atau menyumbat arteri. Sementara protein C-reaktif adalah protein khusus yang memicu peradangan.

Dua kondisi di ataslah yang kemudian memicu aterosklerosis. Ketika aterosklerosis terjadi, Anda akan lebih rentan terhadap serangan jantung atau stroke.

4. Menurunkan risiko kanker
Manfaat menguntungkan dari bawang putih telah dikenal selama berabad-abad.

Melansir dari National Center for Biotechnology Information, bukti penelitian sejauh ini menunjukkan kaitan antara konsumsi bawang putih rutin dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker. Termasuk kanker perut (lambung, usus besar, dan usus kecil), kanker kerongkongan, kanker pankreas, kanker payudara, dan kanker prostat.

Bawang putih mentah kaya akan kandungan sulfur aktif yang mencegah pembentukan sel kanker dan menghambat penyebarannya dalam tubuh.

5. Menjaga Kesehatan Otak
Ternyata makan bawang putih tidak cuma bermanfaat untuk kesehatan jantung, tapi juga otak.

Sebuah tim peneliti dari Universitas Missouri menemukan bahwa turunan karbohidrat dalam bawang putih yang dikenal sebagai FruArg melindungi sel-sel otak terhadap efek penuaan dan penyakit. FruArg dilaporkan mengurangi kadar oksida nitrat yang diproduksi oleh sel mikroglia di dalam otak selama melawan peradangan dan stres oksidatif.

Di satu sisi, peran sel mikroglia sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem saraf. Namun, semakin lama sel mikroglia melawan peradangan akan semakin banyak memproduksi oksida nitrat. Kadar oksida nitrat yang berlebihan telah lama dikaitkan sebagai penyebab kerusakan sel otak.

Nah untungnya, FruArg dalam bawang putih bisa memperbanyak sel mikroglia tanpa memicu peningkatan kadar oksida nitrat dalam otak. Ini artinya bawang putih menawarkan manfaat perlindungan bagi sel-sel otak dengan membuatnya lebih kebal terhadap risiko penyakit neurologis, seperti demensia dan Alzheimer.

6. Mengatasi jerawat
Jangan menyerah dulu jika seribu satu cara menghilangkan jerawat sudah Anda coba tapi tidak ada yang berhasil. Stok bawang putih di dapur mungkin bisa jadi solusinya.

Berbagai studi membuktikan bahwa allicin memiliki sifat antibakteri, antijamur, antivirus, dan antiseptik yang membantu membunuh kuman penyebab jerawat. Berbagai sifat ini turut membantu meredakan pembengkakan dan peradangan kulit, serta meningkatkan sirkulasi darah untuk mencerahkan rona kulit.

Bawang putih juga mengandung vitamin dan mineral lain yang dipercaya dapat membasmi jerawat. Mulai dari vitamin C, vitamin B-6, selenium, tembaga, dan seng yang bermanfaat untuk mengendalikan produksi minyak berlebih.

7. Memperkuat tulang
Tahukah Anda selain kalsium dan vitamin D, flavonoid termasuk dalam komponen gizi yang paling potensial untuk meningkatkan kesehatan tulang?

Merangkum hasil temuan studi dalam Journal of Nutrition in Gerontology and Geriatrics, flavonoid berpotensi meningkatkan pembentukan tulang sementara memperlambat proses pengeroposan mineral tulang. Nah dari keluarga bawang, bawang putih dan daun bawanglah yang ditemukan paling efektif menghambat proses perapuhan tulang.

Sebuah penelitian pada tikus lab juga menemukan bawang putih bermanfaat mencegah pengeroposan tulang setelah operasi pengangkatan indung telur (oophorectomy).

8. Melawan radang, pilek, dan batuk
Bawang putih adalah salah satu obat alami untuk memperkuat daya tahan tubuh. Senyawa aktif allicin yang terdapat pada bawang putih terbukti ampuh membunuh berbagai kuman penyebab penyakit umum, seperti pilek dan flu, batuk, dan radang tenggorokan.

Jika Anda sakit, makan bawang putih dapat mengurangi keparahan gejalanya dan membantu Anda lebih cepat sembuh. Berbagai penelitian juga melaporkan bahwa rutin makan bawang putih mentah mengurangi risiko jatuh sakit akibat tertular penyakit-penyakit umum di atas.

9. Mengatasi rambut rontok
Siapa sangka manfaat makan bawang putih mentah bisa mengatasi masalah rambut rontok?

Pada alopecia atau kebotakan yang disebabkan oleh penyakit autoimun, bawang putih mentah bisa memperkuat dan mendorong pertumbuhan rambut di kulit kepala. Beberapa orang bahkan mengoleskan minyak bawang putih di kepala untuk mencegah kebotakan.
Bawang Putih Sebagai Anti Kanker

Bawang Putih Sebagai Anti Kanker

Kesehatan - Berdasarkan penelitian secara epidemiologis yang dilakukan di negeri Cina pada tahun 1986, dibuktikan bahwa dari perbandingan terhadap desa yang penduduknya mengkonsumsi bawang putih secara intensif, diperoleh penderita kanker dari masingmasing populasi adalah 3 per 100 ribu dan 40 per 100 ribu orang. Manfaat Bawang Putih Untuk Kanker!!

Bawang Putih Sebagai Anti Kanker

Penelitian mengenai kemampuan inhibisi bawang putih terhadap sel tumor telah dilakukan sejak tahun 1949 oleh Von Euler dan Lindman, yang membuktikan bahwa aliin murni dapat menghambat pertumbuhan tumor yang diinduksi benzo(a)pirene. Kandugan sulfur yang tinggi pada bawang putih diduga memberi pengaruh pada mekanisme detoksifikasi, yaitu dengan mendukung kerja enzim glutation peroksidase.

Efek dialil sulfida (lipofilik) dan S-alil sistein (larut air), yang dimurnikan dari bawang putih terhadap hewan model karsinoma yang diinduksi oleh dimetil hidrazin (DMH) telah diteliti dengan hasil yang memuaskan. Dialil sulfida yang diberikan secara oral dengan dosis 200/mg/kg/hari dapat menurunkan tumor 75 % sedangkan S-alil sistein dengan dosis 400 mg/lh/hari mengurangi tumor hingga 50 %.

Mekanisme yang terjadi berhubungan dengan induksi glutation-S-transferase pada hati dan penghambatan spesifik sitokrom-P 450. Senyawa dialil sulfida, dialil sulfoksida dan dialil sulfon diduga juga memiliki kemampuan untuk mempengaruhi sitokrom-P 450 dan detoksifikasi dan inhibiso tumor yang diinduksi dimetil hidrazin dan N-nitrosodimetilamin. Ekstrak bawang putih dalam air maupun dalam etanol dan senyawa S-alilsistein dinyatakan dapat mengubah aktifitas karsinogen dan juga terbukti mampu menghambat karsinogenesis yang diinduksi secara kimiawi dengan cara mereduksi terbentuknya ikatan DMBA (7,12-dimetilbenzena antrasena) dengan DNA.

Sel tumor yang mengalami prainkubasi dengan komponen bawang putih dapat berubah sifatnya menjadi non tumorigenik, yang disebabkan terganggunya metabolisme sel tumor yang diinaktifasi oleh enzim sulfihidril atau karena ultrastruktural tertentu dari sel tumor rusak. Injeksi bawang putih secata intratumoral pada kandung kemih hewan percobaan terbukti mengurangi insiden dan ukuran tumor, hal ini diduga karena bawang putih selain mengganggu metabolisme sel timor juga merangsang makrofag dan limfosit untuk untuk menyerang sel tumor. Ekstrak bawang putih dibuktikan memberi pengaruh penghambatan terhadap pertumbuhan sel kanker SV 40 yang dikultur untuk mentransformasi sel firoblas manusia. Komponen yang diisolasi dari ekstrak bawang putih seperti dilil tiosulfonat, alil metil tiosulfonat, metul alil tiosulfonat, ajoene, aliin, deoksialiin, dialil disulfida dan dialil trisulfida terbukti toksik terhadap alur sel HeLa dan sei vero.

Telah dilaporkan pula bahwa bawang putih mentah dan kapsul kiolik mampu meningkatkan aktifitas Natural Killer. Demikian pula dengan fraksi tiosulfonat bawang putih, pada konsentrasi 0.2 mg/ml dapat meningkatkan aktifitas sel NK hingga 36 %. Selain itu larutan ekstrak bawang putih dan fraksi polar bawang putih juga mampu meningkatkan produksi IL 1 dan IL 2.